Waspada Modus Penipuan WhatsApp Baru, Gunakan Bahasa Thailand

Modus penipuan lewat pesan praktis WhatsApp saat ini dicoba bermacam bahasa. Usai tadinya memakai bahasa India buat memohon kiriman kode one- time password( OTP), saat ini modus tersebut memakai bahasa Thailand buat mengecoh calon korbannya.

Modus phishing( penipuan online) timbul dengan mengirim OTP dengan bermacam bahasa buat mengambil alih akun pengguna. Tidak cuma memakai bahasa yang berbeda, senantiasa diiringi gambar profil seperti petugas minimarket.

Sehabis Bareskrim Polri lewat Direktorat Tindak Pidana Siber( Dittipidsiber) mengimbau warga buat waspada modus penipuan WhatsApp, lewat akun Twitter@CCICPolri( 9/ 3). Imbauan itu mengundang pendapat netizen yang sempat hadapi modus tersebut.

Salah satu netizen berkata baru- baru ini memperoleh pesan WhatsApp yang memohon buat membagikan kode OTP. Tetapi sehabis kode tersebut diberikan akun WhatsAppnya tidak dapat dibuka tips smartphone .

” Aku baru- baru ini menemukan kan pesan WA semacam ini. Dengan hasrat baik akhir nya aku membagikan kode tsb yg aku pikir memanglah kode voucher permainan online. Tidak lama setelah itu WA aku tidak dapat aku buka, di sana lah aku baru siuman jika kode yg aku kirim nyatanya kode pin wa aku sendiri,” cuit salah satu netizen.

erdasarkan tangkapan layar yang diunggah akun netizen tersebut, melalui pesan itu penipu mengaku kode 6 angka yang dikirim merupakan no kode voucher permainan Fishing Go. Dia lalu memohon buat mengirimkan pesan kode OTP yang dikirimkan lewat SMS memakai bahasa Thailand.

Buat meyakinkan calon korbanya, isi pesan tersebut mengaku selaku kasih suatu minimarket yang berkata terdapat pelanggan yang salah mengisi no input, yang kesimpulannya terkirim ke no calon korbannya.

Tidak hanya itu terdapat pula pendapat warganet lain yang pula mengunggah tangkapan layar dengan modus seragam.

Dalam artikel yang diunggah oleh akun@Andrew_Surya, suatu akun WhatsApp mengirimkan pesan yang seakan menyamai kasir mini market. Dengan melaksanakan modus yang sama, pelakon memohon 6 kode OTP yang bertuliskan Thailand yang dikirim lewat SMS. Tindak kejahatan sering mengecam sebagian warga pengguna teknologi digital. Belum lama ini terjalin modus penipuan baru di WhatsApp yang mendalami pengguna buat membagikan kode OTP yang dikirim memakai huruf India.

Perihal ini dirasakan Arief seseorang karyawan swasta yang memperoleh kiriman kode OTP dari seseorang yang mengaku selaku kasir suatu minimarket.

” Iya, pura- pura ia jadi kasir mini market. Terus katanya customer salah kirim no OTP,” kata Arief kepada CNNIndonesia. com, Selasa( 9/ 2).

Melalui pesan itu, penipu mengaku kode 6 angka yang dikirim merupakan no voucher permainan fishing go. Dia lalu memohon Arief buat membagikan kode yang dikirimkan oleh pesan tersebut.

Bersumber pada tangkapan layar yang diberikan kepada CNNIndonesia. com, Arief dimohon buat mengirimkan pesan OTP yang masuk dari pesan WhatsApp kepada akun penipu tersebut.

Baca Juga : Apa yang Butuh Dipertimbangkan Saat sebelum Membeli Mobil Listrik

Tetapi penipu itu mengakali dengan metode mengirimkan OTP berbahasa India. Cara- cara ini dicoba buat memohon kode OTP masih terus berlangsung.

Supaya lebih meyakinkan, penipu menaruh gambar profil dengan gambar kasir mini market. Usai diberikan kode tersebut, tidak lama setelah itu Arief mengalami akun WhatsAppnya sudah diambil alih oleh penipu.

Lebih lanjut, baginya sehabis akunnya di ambil alih penipu. Mereka menghubungi seluruh kontak yang terdapat di ponselnya buat melaksanakan modus seragam. Karena, seluruh sahabat Arief juga mengalami pesan yang sama.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *